لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْك

Raudhah, Mengapa Disebut Salah Satu Taman Surga?

SYIAR Travel – Di antara bagian paling istimewa di Masjid Nabawi terdapat sebuah area yang selalu menjadi tujuan utama para jamaah umrah dan haji, yaitu Raudhah. Tempat ini dikenal luas sebagai salah satu lokasi yang dianjurkan untuk memperbanyak shalat dan berdoa. Bahkan, Rasulullah ﷺ menyebut Raudhah sebagai “taman di antara taman-taman surga.”

Lalu, mengapa Raudhah mendapatkan keutamaan tersebut?

Apa Itu Raudhah?

Secara bahasa, raudhah berarti taman yang hijau dan indah. Adapun yang dimaksud Raudhah di Masjid Nabawi adalah area yang berada di antara mimbar Rasulullah ﷺ dan rumah beliau, yang kini menjadi bagian dari kawasan di sekitar makam Nabi.

Keutamaan Raudhah didasarkan pada hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ، وَمِنْبَرِي عَلَى حَوْضِي

“Antara rumahku dan mimbarku adalah salah satu taman di antara taman-taman surga, dan mimbarku berada di atas telagaku.”

(HR. Al-Bukhari No. 1196 dan Muslim No. 1391)

Hadis inilah yang menjadi dasar mengapa Raudhah memiliki kedudukan yang sangat istimewa di hati kaum muslimin.

Mengapa Disebut Taman Surga?

Para ulama menjelaskan makna hadis tersebut melalui beberapa penafsiran.

Pendapat pertama menyebutkan bahwa Raudhah merupakan tempat yang dipenuhi rahmat, ketenangan, dan keberkahan sehingga siapa pun yang beribadah di sana seakan sedang menikmati salah satu kenikmatan yang menyerupai taman surga.

Pendapat lain menjelaskan bahwa pada hari kiamat kelak, Allah akan memindahkan kawasan Raudhah menjadi bagian dari surga yang sesungguhnya. Kedua penafsiran ini sama-sama menunjukkan tingginya keutamaan tempat tersebut.

Tempat Mustajab untuk Beribadah

Raudhah menjadi lokasi yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti shalat sunnah, berzikir, membaca Al-Qur’an, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Meski demikian, tidak terdapat hadis sahih yang menyatakan bahwa setiap doa di Raudhah pasti dikabulkan. Oleh karena itu, keistimewaan Raudhah hendaknya dipahami sesuai dengan dalil yang sahih tanpa melebih-lebihkan keutamaannya.

Semangat beribadah di Raudhah sejalan dengan firman Allah SWT:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

“Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku akan memperkenankan bagimu.”

(QS. Ghafir: 60)

Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap tempat yang mulia merupakan kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan doa dan ibadah yang tulus.

Adab Saat Memasuki Raudhah

Karena jumlah jamaah yang sangat banyak setiap harinya, setiap muslim dianjurkan menjaga adab ketika berada di Raudhah. Bersikap tenang, tidak saling mendorong, mengutamakan keselamatan sesama jamaah, serta mematuhi arahan petugas merupakan bagian dari akhlak yang diajarkan Islam.

Tujuan utama memasuki Raudhah bukanlah sekadar memperoleh pengalaman spiritual, melainkan memperbanyak ibadah dengan penuh keikhlasan dan mengharap ridha Allah SWT.

Penutup

Raudhah bukan sekadar area berkarpet hijau di Masjid Nabawi. Tempat ini merupakan bagian bersejarah yang pernah menjadi pusat kehidupan Rasulullah ﷺ, tempat beliau mengajarkan Islam, memimpin umat, dan beribadah. Keutamaannya ditegaskan langsung melalui hadis sahih, sehingga menjadi salah satu lokasi yang paling dirindukan oleh jamaah dari seluruh dunia.

Bagi setiap muslim yang diberi kesempatan mengunjungi Masjid Nabawi, Raudhah menjadi pengingat bahwa kedekatan kepada Allah tidak hanya diukur dari tempat yang didatangi, tetapi juga dari keikhlasan hati, kesungguhan ibadah, dan keteladanan dalam mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ.

 

Umrah Plus Mesir
Private Umrah
Umrah Plus Turki
Umrah Reguler

Continue Reading